You're like Drugs

'Bukan seberapa lama kamu mengenal dia, tapi seberapa lama kau bisa membuka dirimu untuk berbagi dengannya'

Kamu, mungkin bukan orang pertama yang hadir di dalam hidupku, mungkin juga kau bukan orang pertama tempatku untuk menambatkan hatiku. Tapi kau dan kenanganmu masih begitu membekas di hatiku. Mungkin saat ini kita tak lagi bertegursapa ataupun berbalas pesan, namun aku masih saja mengingat hal-hal kecil yang telah kita lalui bersama.

You're like drugs and make me addicted, kau bagaikan candu yang membuatku ketagihan lagi dan lagi. Terlalu banyak hal yang ingin aku ceritakan tentangmu, baik dengan atau tanpaku Terlalu banyak hal yang seakan menjauhkanmu dari aku, terlalu banyak kisah-kisah orang lain yang terselip diantara kita. Mungkin kisah kita hanya akan ada di dalam rangkaian-rangkaian kataku. Mungkin orang-orang hanya akan tau namamu tanpa tau siapa sebenarnya kamu. Mungkin orang-orang akan bertanya-tanya siapa sebenarnya kamu, kenapa aku terlalu kecanduan terhadapmu.

Kamu adalah orang yang pernah menjadi tempatku untuk berkeluh kesah, orang yang dengan sabarnya memberikanku semangat, orang yang pernah mengajarkan sikap dewasa untuk menghadapi bagaimana dunia, orang yang mengajari aku untuk tetap tersenyum setiap hari walaupun seluruh dunia membencimu. Kamu adalah orang yang mengajarkan aku untuk tetap bertahan dengan keputusan yang telah aku ambil.

Tapi, kamu juga orang yang telah menggoreskan luka di hatiku karena kamu pergi terlalu dengan tiba-tiba. Aku belum siap dan tak akan pernah siap dengan perpisahan. Aku terlalu takut untuk kehilangan zona ternyaman yang aku miliki. Aku terlalu takut untuk mengakui bahwa aku masih menginginkanmu hingga detik ini. Aku terlalu takut untuk mengusik kehidupanmu. Aku terlalu takut untuk sekedar bertegur sapa denganmu. Aku terlalu takut untuk semua itu.

Katakanlah aku perempuan bodoh yang terlalu menginginkanmu, katakanlah aku perempuan bodoh yang tak bisa mengontrol segala perasaanku untukmu. Aku terlalu mudah untuk jatuh padamu dan terlalu berat untuk melepasmu. Aku terlalu terluka ketika mendengar kabarmu yang telah tiada. Aku tak dapat mengendalikan air mata yang mendorong untuk terjun bebas di pipiku. Aku terlalu naif untuk menerima kenyataan bahwa kau takkan bisa aku sentuh lagi. Aku terlalu naik untuk menerima kenyataan bahwa kau takkan bisa mendengarkan segala keluh kesahku disini.

Aku hanya ingin untuk merengkuhmu, aku hanya ingin menciummu, aku hanya ingin menyandarkan kepalaku di bahumu untuk yang terakhir kalinya sebelum kau benar-benar meninggalkanku. Walaupun aku tau semua itu takkan cukup untuk membuat hatiku mengikhlaskan kamu untuk pergi meninggalkan dunia fana ini. Aku takkan bisa untuk mencintai seseorang seperti aku mencintaimu.

Bila Tuhan mengizinkan, biarkanlah kami untuk bersama walaupun dalam dunia yang berbeda hingga aku bisa menyusulmu dan bisa menyatu denganmu lagi.

Untukmu, seseorang yang sangat aku cintai kemarin, sekarang dan seterusnya


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "You're like Drugs"

Post a Comment