Sekecil apapun peranmu dalam hidup seseorang, tentu akan membawa kesan tersendiri. Sedetik waktu yang kau berikan untuk orang lain, mungkin saja akan terkenang hingga nyawa tak lagi bersatu dengan raganya. Satu senyuman, bisa saja membuat senyuman-senyuman lainnya. Satu perhatian, bisa saja membuat orang menyadari bahwa masih ada orang yang peduli padanya. Satu kata rindu, bisa saja membuat orang untuk ingin memelukmu dan menyalurkan segala hal yang selama ini dipendamnya.
Waktu akan terus berjalan, dia takkan membiarkanmu untuk berhenti di satu titik yang kau inginkan. Dia kejam karena memberikanmu banyak luka dalam proses pendewasaanmu. Dia kejam dengan seenaknya mempertemukanmu dengan seseorang kemudian menariknya kembali dari hidupmu. Dia kejam tak memberikanmu waktu untuk berpikir hal yang harus kamu lakukan. Dia kejam memberikanmu harapan untuk menyembuhkan lukamu, namun memberimu luka baru ketika yang lama belum sepenuhnya kering. Namun, dia juga berbaik hati padamu karena telah memberikan orang-orang yang terbaik untukmu. Dia memberikanmu bagaimana untuk menghargai orang yang hadir di hidupmu, dia memberikanmu cara untuk bersyukur atas apa yang kau miliki bukan hanya berfokus pada apa yang ingin kau dapatkan.
Setiap orang memiliki permasalahannya tersendiri, bukan perkara masalahku lebih berat dari orang lain. Tapi perkara apakah kamu bisa mengambil pelajaran dari masalah yang kau dapatkan? Bukan perkara aku tidak memiliki siapa-siapa yang mengerti aku, tapi perkara apakah kau bisa mengenali dirimu sendiri sebelum kau menuntut orang untuk mengertimu? Bukan perkara aku menyukai dia tapi mengapa dia tak sedikitpun menoleh padaku tapi apakah kau sudah meningkatkan kualitas dirimu setara dengan dia? Bukan perkara kenapa dia bisa memiliki hal yang aku tidak miliki, tapi perkara apakah kamu sudah berusaha lebih keras dari usaha yang telah dia lakukan?
Kita tidak bisa membuat orang untuk tetap tinggal atau menyuruhnya pergi dari hidupmu, itu keputusan mereka. Semakin kau mengejar apa yang kau inginkan dengan ambisi yang tidak terkontrol, semakin jauh pula apa yang kau cari. Semakin kau menghindari apa yang sangat tidak ingin kau hadapi, semakin besar pula semesta akan menunjukkan dan mempertemukanmu dengan hal itu.
Tidak semua hal harus kau bagi dengan orang lain, cukup kau merenung, pahami dan simpan untuk dirimu sendiri. Tidak semua orang berbaik hati dan memberimu perhatian sesuai dengan keinginanmu. Berhati-hatilah dalam berbagi sesuatu pada orang lain, bisa saja mereka hanya ingin tau dan menertawakanmu atas tindakan bodoh atau kemalanganmu.
Teruslah berusaha sebaik yang kau bisa untuk dirimu sendiri, untuk keluargamu dan untuk orang-orang yang menyayangimu dengan tulus. Kau tidak bisa menutup mulut orang-orang yang mencecarmu, mengomentari setiap keputusan yang kau ambil, mencari kesalahan pada setiap tindakan yang kau lakukan tapi kau punya dua tangan untuk menutup telingamu agar tidak mendengar hal-hal busuk yang mereka katakan. Kau dianugerahi otak yang cerdas untuk berpikir, kau dianugerahi indria yang lengkap untuk memudahkanmu berbuat hal-hal yang seharusnya bermanfaat, bukan malah menyakiti orang dengan kesempurnaan yang kau miliki.
Gantungkan bahagiamu pada dirimu sendiri, bukan pada orang ataupun sesuatu bila kau tidak ingin kehilangannya suatu saat nanti. Berekspektasilah seperlunya bila kau tak ingin kecewa. Jadilah orang yang realistis tanpa berkhayal dengan hal yang berlebihan karena bisa saja itu akan menjadi senjata yang perlahan membunuhmu. Jadilah orang yang tegar hingga tak ada lagi orang yang bisa menjatuhkanmu. Jadilah orang yang memgang prinsip dalam hidup tapi tidak serta merta kau memaksakan kehendakmu pada segala hal.
Gantungkan bahagiamu pada dirimu sendiri, bukan pada orang ataupun sesuatu bila kau tidak ingin kehilangannya suatu saat nanti. Berekspektasilah seperlunya bila kau tak ingin kecewa. Jadilah orang yang realistis tanpa berkhayal dengan hal yang berlebihan karena bisa saja itu akan menjadi senjata yang perlahan membunuhmu. Jadilah orang yang tegar hingga tak ada lagi orang yang bisa menjatuhkanmu. Jadilah orang yang memgang prinsip dalam hidup tapi tidak serta merta kau memaksakan kehendakmu pada segala hal.
Belum ada tanggapan untuk "Self Reminder"
Post a Comment