Treat me like a queen then I will treat you like a king

'Waktu akan terus memburumu hingga jiwa berpisah dengan ragamu'

Setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk melakukan sesuatu, setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menyalurkan rindu, dan setiap orang memiliki caranya sendiri untuk mencitai. Terkadang seseorang tidak merindukan orang yang ada di masa lalunya, tapi merindukan momen yang dulu pernah terjadi. 

Memori yang terpatri indah di dalam ingatan terkadang dengan tidak sopannya muncul dan membuatmu kembali ingin merasakan bagaimana momen tersebut terjadi. Aku menyalurkan rinduku dengan membaca percakapan-percakapan lama kita, aku membaca bagaimana kita menyalurkan cinta lewat utaian-untaian kata. Mungkin tidak dapat dikatakan hal yang romantis, tapi aku menyukainya. Aku juga melihat potret kita ketika menghabiskan liburan bersama, tidak banyak memang karena aku lebih menyukai waktu yang berkualitas denganmu tanpa berfokus pada mengambil gambar yang banyak dan melupakan bagaimana kita menghabiskan waktu bersama. 

Pelukanmu masih menjadi tempat ternyamanku, bahumu masih menjadi sandaran terkokohku, dan senyummu masih menjadi favoritku. Tidak mudah bagiku untuk mempercayai seseorang, tidak mudah bagiku untuk kembali bangkit setelah badai yang pernah terjadi, tidak mudah bagiku untuk membangun puing-puing bangunan yang telah roboh. 

Luka-luka yang pernah tertoreh membuat logikaku lebih tajam daripada perasaanku, aku mencintaimu dengan perasaan dan logika sekaligus. Mungkin katamu bukan cinta namanya jika kita menggunakan logika kita, tapi kau juga berkata jangan mencintaimu terlalu dalam bila tidak ingin tersakiti kembali. Aku pernah beberapa kali mengalami hal yang buruk tentang menjalin hubungan dengan seseorang dan meninggalkan luka yang tidak sedikit.  

Ketahuilah, aku mencintaimu lebih menggunakan perasaanku, karena logikaku selalu menolak untuk bersamamu tapi hatiku tidak bisa berbohong untuk tetap bersamamu. Ratusan hari kita bersama, bukan hanya mengalami yang indah, tapi hal buruk juga. Aku ingin bersamamu saat suka dan dukaku, aku ingin bersamamu ketika fajar baru menampakkan cahayanya hingga fajar digantikan oleh sang candra. Percayalah aku memang bukan orang yang terbaik, tapi aku selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik untukmu. Banyak tingkah lakuku yang mungkin saja membuatmu kurang berkenan dan kaupun begitu, tidak ada kebahagiaan yang utuh tanpa adanya marah, benci, ataupun sedih, tapi kita masih tetap bisa bersama. 

Mungkin aku terlalu khawatir tentang kita, tentang bagaimana rintangan yang siap menghadang kita kapan saja. Aku hanya ingin melihat keseriusanmu untuk memperjuangkanku, memperjuangkan kita yang memiliki kondisi yang sama-sama sulit. Aku selalu menyelipkan namamu di setiap rapalan doaku, semoga Tuhan memberikan jalan yang terbaik untuk kita. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Treat me like a queen then I will treat you like a king"

Post a Comment